Daftar Topik

Belajar ekspor untuk pemula ! Siapa Bilang Prosedur Ekspor Itu Sulit, Pemulapun Bisa Menjalankannya!

Belajar ekspor untuk pemula ! Siapa Bilang Prosedur Ekspor Itu Sulit, Pemulapun Bisa Menjalankannya!

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan periode Januari–Juli 2025, pelaku UMKM mencatat nilai transaksi ekspor sebesar Rp1,4 triliun. Angka ini menunjukkan UMKM memiliki potensi besar untuk terus berkembang di pasar ekspor, baik sekarang maupun ke depan.

Jika kita lihat per periode, tren ekspor UMKM terus bergerak positif:

  1. Tahun 2024 – Nilai ekspor UKM binaan bank swasta mencapai Rp37 miliar.
  2. Januari–April 2025 – Transaksi ekspor UMKM menembus US$57,6 juta atau sekitar Rp930 miliar.
  3. Januari–Juli 2025 – Nilai ekspor UMKM meningkat menjadi Rp1,4 triliun.

Data ini membuktikan UMKM tidak lagi hanya fokus pasar lokal. Mereka mulai serius masuk pasar global karena melihat peluang yang nyata.

6 Hal Penting Sebelum Kalian  Menjalankan Bisnis Perdagangan  Ekspor

Belajar ekspor untuk pemula tidaklah sesulit yang kita kira banyak UMKM masuk pasar ekspor karena melihat potensi pasar global yang besar. Mereka tidak sekadar mencoba, tapi ingin mengembangkan bisnis. Agar langkah mereka tepat, pelaku usaha perlu memahami enam hal berikut.

  1. Pahami produk yang laris di luar negeri
    • Cari tahu produk apa yang diminati pasar global. Langkah ini membantu kamu menentukan produk dan negara tujuan. Produk Indonesia memang banyak, tapi kamu tetap harus memastikan daya saingnya.
  2. Tentukan negara tujuan ekspor
    • Banyak pilihan negara bisa membuat pemula bingung. Lakukan riset sederhana untuk menemukan negara yang paling potensial bagi produkmu.
  3. Pelajari prosedur ekspor
    • Pahami alur ekspor sejak awal. Regulasi memang terlihat rumit, tapi kalau kamu mengerti dasarnya, prosesnya akan jauh lebih mudah.
  4. Kuasai dokumen ekspor
    • Setiap produk dan negara punya syarat berbeda. Pelajari dokumen dasar ekspor agar kamu tidak mengalami kendala saat pengiriman.
  5. Manfaatkan fasilitas ekspor dari pemerintah
    • Pemerintah aktif mendukung UMKM ekspor lewat berbagai program dan kebijakan. Gunakan fasilitas ini untuk memperkuat bisnismu.
  6. Gunakan teknologi dan internet
    • Manfaatkan digital marketing, marketplace global, dan media online. Teknologi membantu kamu menjangkau pasar luar negeri lebih cepat dan efisien.

Kalau kamu menguasai prosedur ekspor dan strategi pemasaran sekaligus, kamu bisa menjalankan bisnis ekspor dengan lebih percaya diri. Kamu tidak hanya menjangkau pasar global, tapi juga bisa mengembangkannya secara maksimal sesuai peluang yang ada.

3 Langkah Mudah Untuk Menjalankan Bisnis Ekspor ( Pelaku Ekspor ) untuk UMKM

Jika saat ini kalian adalah para pelaku bisnis UMKM, dan ingin menekuni bisnis ekspor atau sebagai pelaku ekspor. Berikut  ini kami akan coba paparkan beberapa step teknis  yang berhubungan dengan tata cara atau prosedur singkat tentang aktivitas ekspor :

  1. Langkah Pertama adalah Tahap Persiapan Sebelum Melakukan Ekspor
    Pada Langkah pertama ini kalian akan di minta untuk memahami beberapa hal yang berkaitan dengan persiapan sebelum melakukan ekspor baik via udara ataupun laut.
    Riset Produk & Negara Tujuan: Tentukan produk ekspor unggulan, pelajari permintaan pasar, regulasi impor, dan kompetitor di negara tujuan.
    • Siapkan Legalitas Usaha: Miliki badan usaha (PT, CV, dll.), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Nomor Induk Berusaha (NIB) (pengganti TDP, API, dll.) melalui sistem OSS.
    • Siapkan Produk & Kemasan: Pastikan produk memenuhi standar kualitas internasional, termasuk kemasan dan label yang sesuai regulasi negara tujuan.
    • Daftar ke Portal Ekspor: Daftarkan usaha Anda di portal Indonesia National Single Window (INSW) untuk mendapatkan Nomor Identitas Kepabeanan (NIK).
    • Temukan Pembeli (Buyer): Promosikan produk lewat website, portal bisnis internasional (seperti Alibaba), atau jaringan B2B. 
  2. Langkah Kedua adalah Tahapan Melakukan Transaksi Ekspor & Pengiriman Barang
    Pada Langkah kedua ini kalian sudah pada tahap menjalankan  ekspor dengan tujuan negara yang jelas dan produk yang jelas sesuai dengan spesifikasi produk yang akan di kirimkan :
    Negosiasi & Kontrak: Sepakati harga, syarat pembayaran (misal: L/C, transfer), dan kontrak dengan pembeli.
    • Pilih Jasa Ekspedisi (Freight Forwarder): Pilih perusahaan yang berpengalaman dalam ekspor untuk membantu proses logistik.
    • Siapkan Dokumen Ekspor:
    • Dokumen Utama: Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), Commercial Invoice, Packing List, Bill of Lading (B/L) atau Airway Bill (AWB).
    • Dokumen Pendukung: Surat Keterangan Asal (SKA), Sertifikat Mutu, Polis Asuransi.
    • Ajukan PEB & Bea Cukai: Ajukan PEB ke Bank Devisa (jika pakai L/C) atau langsung ke Bea Cukai via INSW, lalu lakukan pemeriksaan barang.
    • Proses Pengapalan: Setelah lolos Bea Cukai dan mendapat Nota Pelayanan Ekspor (NPE), barang dimuat ke kapal/pesawat.
    • Urus Pembayaran: Setelah barang dikirim, cairkan pembayaran (L/C atau transfer) di bank. 
  3. Langkah Ketiga adalah Tahap Akhir Pelaksanaan Ekspor
    pada Langkah ketiga ini, pada intinya adalah Langkah yang harus di ketahui oleh para pelaku bisnis ekspor dalam menjalankan aktivitas ekspor dengan benar.
    • Kirim Dokumen ke Pembeli: Kirim B/L asli (melalui kurir) ke pembeli agar mereka bisa mengambil barang di negara tujuan.
    • Pantau Pengiriman: Jaga komunikasi dengan pembeli dan pantau status pengiriman.

Kesimpulan

Data ekspor UMKM yang terus meningkat hingga mencapai Rp1,4 triliun pada Januari–Juli 2025 membuktikan bahwa ekspor bukan lagi ranah pelaku usaha besar saja. UMKM, termasuk pelaku pemula, memiliki peluang yang sangat terbuka untuk masuk ke pasar global asalkan memahami tahapan dan prosedurnya secara bertahap.

Dengan memahami 6 hal penting sebelum ekspor dan menjalankan 3 langkah utama (persiapan, transaksi & pengiriman, hingga tahap akhir), kamu bisa menjalankan proses ekspor dengan lebih sederhana, terstruktur, dan terukur. Kunci ekspor bukan pada besar kecilnya kiriman, tapi pada kesiapan produk, pemahaman prosedur, dan pemilihan mitra yang tepat.

Pemula pun bisa mulai dari skala kecil. Kamu tidak harus langsung kirim satu kontainer penuh. Pengiriman kecil justru jadi cara paling aman untuk belajar, menguji pasar, dan menekan risiko. Di sini, Abang Express membantu eksportir pemula mengirim barang internasional mulai dari 1 kg, sehingga UMKM bisa memulai ekspor dengan lebih fleksibel, praktis, dan efisien.

Jadi, belajar ekspor untuk pemula pun bukan lagi hal rumit. Baik skala kecil maupun besar, kamu bisa menjalankannya asal pakai langkah yang tepat dan didukung layanan pengiriman berpengalaman. Ekspor sekarang bukan mimpi—tapi peluang nyata yang bisa kamu mulai dari langkah paling sederhana.

Halaman Resmi Abang Express

Kunjungi halaman resmi Abang Express untuk informasi dan layanan pengiriman.